Yuk, Jaga Kesehatan Otak dan Cegah Demensia dengan Berolahraga


Berita Lansia - Studi terbaru menunjukkan, olahraga dapat meningkatkan kesehatan otak dan membantu mencegah demensia pada kelompok lanjut usia atau lansia. 

2022-01-13 10:02:48

Geriatri.id - Demensia adalah gejala yang disebabkan penyakit otak, biasanya bersifat kronis dan progesif. Akibat demensia, seseorang bisa mengalami penurunan daya ingat, bahasa dan memori.

Studi terbaru menunjukkan, olahraga dapat meningkatkan kesehatan otak dan membantu mencegah demensia pada kelompok lanjut usia atau lansia. 

Dalam studinya, peneliti membandingkan perubahan otak dengan aktivitas yang dijalani lansia berusia 70 tahun - 80 tahun. Hasil studi yang dipublikasikan di Alzheimer's & Dementia: The Journal of the Alzheimer's Association menemukan lansia yang lebih banyak bergerak memiliki protein lebih protektif di otak.

Menurut peneliti dalam studi itu, Kaitlin Casaletto seperti dikutip dari CNN, semakin banyak aktivitas fisik berkorelasi dengan semakin tinggi kadar protein sinaptik di jaringan otak.

Hal itu menunjukkan setiap gerakan punya peran penting untuk kesehatan otak.  

Berita Lansia:

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

Selain cara berpikir, protein sipnatik juga berperan penting dalam pembentukan dan penyimpanan memori.

Protein sipnatik yang baik di usia muda bisa  mencegah demensia atau Alzheimer di masa tua.

Peneliti juga menemukan manfaat olahraga baik pada lansia yang menunjukkan gejala Alzheimer atau demensia.

"Beberapa penelitian sebelumnya secara konsisten menunjukkan tingkat yang lebih tinggi dari protein sinaptik yang sama dalam jaringan otak berhubungan dengan kinerja kognitif yang lebih baik, terlepas dari plak dan kusut," ujarnya. 

Karena itu, peneliti menyarankan agar setiap orang tidak hanya lansia untuk berolahraga yang memiliki manfaat nyata. Menurut peneliti, olahraga tidak hanya baik untuk kesehatan otak tetapi juga mencegah berbagai penyakit otak.

"Kami merekomendasikan untuk melakukan aktivitas fisik 150 menit per pekan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahkan berjalan kaki berhubungan dengan upaya menurunkan risiko penurunan kognitif," pungkasnya.***

Foto: Ilustrasi - Lansia penderita demensia.9Pixabay)

Video Lansia: 

 

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,merawat lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Renta Itu Apa? Ketika “Sudah Tua” Bukan Lagi Penjelasan yang Cukup

Singapura Putar Otak Wujudkan Negara Ramah Lansia

Mengapa Nafsu Makan Lansia Sering Menurun?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026