Pemberdayaan Lansia Produktif dan Mandiri Lewat Tradisi Menganyam


Berita Lansia - Kemen PPPA mendukung perlindungan terhadap perempuan lansia (lanjut usia) dan mendorong upaya pemberdayaan dalam menciptakan lansia yang produktif dan mandiri.

2021-12-21 10:56:18

Geriatri.id -  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendukung perlindungan terhadap perempuan lansia (lanjut usia) dan mendorong upaya pemberdayaan dalam menciptakan lansia yang produktif dan mandiri, salah satunya melalui tradisi menganyam. 

Melalui kegiatan menganyam dari bahan daun pandan yang diproduksi menjadi produk-produk kerajinan dan dapat dipasarkan, diharapkan para lansia mampu membantu perekonomian hidupnya dan melestarikan tradisi.

“Kunjungan kami kali ini masuk dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu (PHI). Sebelumnya kami juga telah mengadakan webinar dalam rangka 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan untuk mendukung hasil kerajinan dari para lansia perempuan yang luar biasa ini. Mereka perempuan-perempuan tangguh yang mesti didukung. Anyaman ini merupakan kerajinan seni yang mesti dilestarikan bersama,” ujar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam kunjungannya ke Bantul, Yogyakarta pada 19 DEsember 2021.

Bintang dilansir laman KPPPA menegaskan pentingnya memperhatikan konsep hulu hingga ke hilir dalam proses produksi kerajinan anyaman dari daun pandan untuk mendukung kesejahteraan para pengrajin lansia perempuan.

“Dari hulu kita bicara masalah bahan bakunya, mulai dari lahan penanamannya yang bisa kita koordinasikan dengan Kementerian dan Lembaga terkait seperti Kementerian Pertanian, bantuan Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi dan Bupati untuk mencarikan solusi bersama. Selain itu, kegiatan produksi yang dilakukan oleh mbah-mbah disini yang berkarya dengan luar biasa harus ada regenerasinya yaitu dari anak-anak muda. Bicara mengenai hilir, regenerasi yang dilakukan anak-anak muda ini dapat berupa program pemasaran,” jelasnya. 

Meski begitu terdapat kendala yang dialami para lansia dalam memproduksi kerajinan dari pandan. Staf Desain Produk Pandem kerajinan khas daun pandan, Wulan Rusanti mengungkapkan harga jual kerajinan tangan yang murah masih menjadi kendala bagi kesejahteraan lansia. Ini juga membuat anak muda enggan menjajaki usaha kerajinan tangan.

“Para mbah-mbah disini merasa hidup bersama pasar, jadi ketika pasar meminta mereka akan selalu mensuplai. Padahal harga jualnya sangat murah, hanya sekitar 17 ribu atau paling mahal 20 ribu untuk satu tas,” kata Wulan.

Staf Operasional Produk Pandem, Doni berharap karya-karya para lansia perempuan ini dapat lebih diapresiasi. Menurut dia, kualitas produk yang dibuat para lansia perempuan ini tidak kalah dengan kualitas ekspor dan sesuai dengan tuntutan zaman yaitu produk ramah lingkungan.

“Produk anyaman ini menggunakan material daun pandan yang sangat ramah lingkungan dan dikerjakan secara tradisional. Kalau saat ini banyak yang bicara mengenai environmental friendly dan masalah climate crisis, maka anyaman ini solusi yang sangat tepat untuk digunakan,” kata Doni.

Bintang berharap peran serta Pemerintah Daerah untuk turut bersinergi dalam menciptakan lingkungan produksi hingga pemasaran yang dapat mensejahterakan para lansia sebagai kelompok rentan. Peran itu diantaranya memberikan pemahaman kepada para lansia, memanfaatkan teknologi untuk memudahkan produksi, meningkatkan pemasaran dan melibatkan peran serta anak muda sebagai calon-calon penerus tradisi menganyam di masa mendatang.

Foto: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga.(Dok.KPPPA)

lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,merawat lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026