Di Singapura, Lansia Belum Divaksin Disarankan Tetap Tinggal di Rumah


Berita Lansia - Beberapa orang lanjut usia atau lansia di Singapura yang belum divaksin terinfeksi Covid-19 di pasar

2021-07-24 12:25:00

Geriatri.id - Kementerian Kesehatan Singapura mengimbau individu, terutama para lansia yang belum divaksinasi Covid-19 untuk sebisa mungkin tetap tinggal di rumah dalam beberapa minggu ke depan.

"Mengingat meningkatnya kekhawatiran atas potensi penyebaran komunitas, kami sangat menyarankan individu yang tidak divaksinasi, terutama orang tua, untuk tinggal di rumah sebanyak mungkin selama beberapa minggu ke depan," demikian, imbauan yang disampaikan pihak kementerian, seperti dikuti channelnewsasia.com.

Pihak kementerian mendesak anggota masyarakat untuk menjangkau kerabat lanjut usia atau tetangga Anda yang tetap tidak divaksinasi untuk melihat bantuan apa yang mungkin mereka butuhkan, misalnya untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Kementerian mengatakan "sangat prihatin" bahwa beberapa lansia, di antaranya yang belum mendapatkan vaksinasi, terinfeksi Covid-19, di pasar, di mana klaster Covid-19 telah terdeteksi dalam beberapa hari terakhir.

Ini terjadi setelah empat lansia yang belum divaksinasi ditemukan terinfeksi Covid-19, dan kasus ini termasuk di antara kasus baru yang dilaporkan pada hari Minggu.

"Sifat pasar yang rentan membuat pelacakan kontak dan isolasi menjadi kurang mudah. ​​Kami sangat prihatin bahwa pasar ini melayani berbagai pelanggan, termasuk lansia yang rentan, beberapa di antaranya tetap tidak divaksinasi. Mereka mungkin terinfeksi, dan dapat menderita gejala parah," demikian pernyataan pihak kementerian.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan mereka menemukan klaster di dua pasar yaitu Pasar dan Pusat Makanan Hong Lim, serta Pusat Pasar dan Makanan Chong Boon, kemudian di Pusat Makanan Jalanan Amoy dan Pusat Makanan dan Pasar Chong Pang.

Beberapa pengunjung pasar-pasar terbuka ini, telah dites positif melalui antigen rapid tes (ART). "Semuanya sejak itu dikonfirmasi positif terinfeksi COVID-19 dengan pengujian reaksi berantai polimerase (PCR)," ujar pihak kementerian kesehatan.

Karenanya, pihak kementerian mengimbau keluarga yang memiliki lansia yang belum divaksinasi di rumah harus menghindari tempat ramai atau interaksi sosial yang luas, bahkan jika mereka sudah divaksinasi.

"Ingat orang yang divaksinasi masih dapat terinfeksi, meskipun biasanya dengan gejala yang sangat ringan. Jadi jika Anda tidak hati-hati, Anda mungkin secara tidak sengaja membawa virus ke rumah para manula yang tinggal bersama Anda." 

Geriatri.id

Foto: Ilustrasi vaksininasi covid-19 (pixabay)
 

lansia,lansia sehat,geriatri,merawat lansia,vaksinasi covid-19,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,lansia singapura

ARTIKEL LAINNYA

Ini Manfaat bagi Si Pendonor

Lansia Jadi Pendonor Darah? Bisa Kok, Asalkan Sehat

Hari Donor Darah Sedunia, Setetes Selamatkan Sesama

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026